BANYURADEN — PRM Banyuraden memperkenalkan Mabrur Event sebagai payung kegiatan dakwah yang dekat dengan kehidupan warga. Forum peluncuran di Gedung Muhammadiyah Banyuraden diisi dengan pemaparan konsep, dialog bersama peserta, dan pengenalan perangkat informasi program.

MABRUR membawa pesan kolaborasi
Materi yang ditampilkan dalam kegiatan merangkai nama MABRUR dari unsur Muhammadiyah, ‘Aisyiyah, Banyuraden, Rahmatan, Ukhuwah Islamiyah, dan Ridha Allah Swt. Susunan tersebut menempatkan kolaborasi, persaudaraan, dan pelayanan sebagai dasar gerak program.


Satu payung untuk beragam kegiatan
Peliputan resmi Majalah Suara ‘Aisyiyah menjelaskan Mabrur Event sebagai rangkaian dakwah terpadu yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Cakupannya meliputi Pengajian Ahad Wage, Pengajian Sabtu Kliwon yang dikelola PRA, Kajian Rindu Baitullah, Majelis Qur’an, Kajian Himpunan Putusan Tarjih, serta kegiatan komunitas seperti gowes dan catur.

Gedung menjadi ruang perjumpaan warga
Gedung Muhammadiyah Banyuraden tidak hanya menjadi tempat kegiatan keagamaan, tetapi juga dikembangkan sebagai pusat kegiatan sosial, edukasi, dan kebersamaan warga. Mabrur Event karena itu tidak berhenti sebagai acara peluncuran, melainkan payung kegiatan yang dapat terus bertumbuh.



Informasi program disiapkan untuk warga
Selain pemaparan lisan, pengelola menyiapkan perangkat informasi agar program lebih mudah dikenali. Dokumentasi ini menjadi arsip awal perjalanan Mabrur Event dalam menghubungkan agenda PRM dengan masyarakat.


Rujukan: Majalah Suara ‘Aisyiyah. Bahan tidak mencantumkan tanggal peluncuran yang terverifikasi; tanggal halaman ini merupakan tanggal penerbitan berita.
Dokumentasi lengkap: Arsip Launching Mabrur Event.