Bacaan “Shadaqallahul ‘Adhim” Setelah Membaca
Adakah tuntunan membaca “Shadaqallahul ‘Adhim” setiap selesai membaca ayat Al-Qur’an?
Pokok jawaban
Ali Imran ayat 95 memuat perintah “Qul shadaqallah” dalam konteks membenarkan firman Allah mengenai makanan Bani Israil dan membantah anggapan yang keliru terhadap ajaran Nabi Muhammad saw.
Dengan memperhatikan sebab dan hubungan ayat tersebut, ungkapan “Qul shadaqallah” tidak dimaksudkan sebagai tuntunan tetap setiap kali selesai membaca Al-Qur’an. Orang yang tidak mengucapkannya setelah membaca ayat tetap sesuai dengan tuntunan agama.
Keyakinan terhadap kebenaran firman Allah harus ada dalam hati, tetapi tidak perlu dijadikan rangkaian bacaan wajib setelah tilawah. Hal ini berbeda dari taawuz sebelum membaca Al-Qur’an serta tuntunan untuk mendengarkan bacaan dengan tenang dan penuh perhatian.
Rujukan yang disebut dalam bahan
- QS. Ali Imran [3]: 95